cara mengganti hardisk laptop acer

1 Membuka Casing Laptop Pertama silahkan buka bodi belakang laptop menggunakan obeng. Nah untuk laptop yang kita ada pintu belakang, jadi tinggal buka beberapa sekrup aja. Harap hati-hati jika milik kalian model "ceplikan", jangan sampai kunciannya patah. Untuk laptop dengan tipe sekrup saja tentu akan lebih mudah. #2 Melepas Hardisk Laptop Menggantihardisk sebuah laptop tidaklah begitu rumit. Selama mau belajar, pasti anda bisa.Selamat video ini, anda diharapkan bisa ca CaraGanti Harddisk Tanpa Install Ulang Klik kanan pada Computer, lalu pilih Properties. Setelah itu, klik device manager. Pilih drivernya, lalu klik kanan dan pilih Update Driver. Setelah itu, akan muncul kotak dialog. Pilih "Browse My Computer for Driver Software" lalu klik "Let me pick from a AcerAspire 4732Z merupakan versi pengganti Acer Aspire 4720. ( baca : mengganti harddisk Acer 4720) Seri ini dirilis kisaran tahun 2007 yang lalu. Saya lupa tepatnya. Namun pada saat itu, Acer Aspire 4732Z termasuk salah satu yang paling banyak dibeli. Dan hebatnya, sampai saat ini saya jarang menemui notebook seri ini bermasalah pada hardwarenya. Caramelepas hardisk laptop acer aspire 3..Hy guys jangan lupa untuk subscribe ya guys karena subcribe itu gratis 😊😊😊trimakasihsubscribe : https://yout Wie Kann Ich Einen Neuen Mann Kennenlernen. Kapasitas harddisk yang ada di laptop kamu sudah tidak sanggup lagi menampung semua data yang ada sehingga diperlukan upgrade atau HDD tersebut mengalami kerusakan? Pingin segera menggantinya tapi belum tahu tata cara yang tepat? Okey fix, silahkan baca tutorial ini sampai selesai karena di artikel ini admin akan bagikan tata cara lengkap bagaimana langkah-langkah mengganti HDD di laptop, dan pada praktiknya menggunakan Acer E5-475G. Panduan Lengkap Cara Upgrade Harddisk Laptop Khusus Pemula Tested Acer E5-475G & E5-476G Panduan Lengkap Cara Upgrade Harddisk Laptop Khusus Pemula Tested Acer E5-475G &E5-476G Wah-wah, rasanya gimana ya menuliskan tutorial yang satu ini hehehe.. karena admin yakin sebenarnya banyak dari kamu yang sudah tahu tata cara upgrade Harddisk di Laptop. Secara cara upgrade HDD laptop juga sangat mudah. Mudah banget sampai harusnya sih tidak perlu dibuat tutorialnya segala. Tapi itu ternyata pandangan kita saja selama ada salah satu subscriber admin di RacikPC Indonesia yang ingin dibuatkan tata cara upgrade Harddisk di Laptop Acer E5-475G yang pernah admin review serta buatkan beberapa tutorial tentang cara upgrade RAM nya di sini dan cara memasang HDD Caddy di sini. Yah nyatanya memang masih banyak kok para pemula atau pengguna laptop biasa yang belum tahu cara upgrade Harddisk di Laptop. Admin jadi teringat dulu ada teman kuliah yang laptopnya itu bermasalah, dimana pada saat dinyalakan sama sekali tidak mau booting. Hanya mentok sampai logo merek laptop saja, setelah itu layar Blank. Setelah diselidiki ternyata masalah bukan pada Windows yang Corrupt, tetapi Harddisk yang sudah tidak bagus lagi. Karena teman admin tidak begitu paham dengan komputer, maka dia bawa ke tempat service dan dikenakan biaya penggantian sebesar 850rb untuk Harddisk berkapasitas 500GB. Hemm.. padahal kalau dilihat dari harganya sih sudah bisa dapat HDD 1 TB itu. Tapi ya karena tidak terlalu mengerti dengan cara pengganti HDD, maka diserahkan ke tukang service. Oke, pada dasarnya cara mengganti atau upgrade Harddisk laptop itu sangat mudah, yang perlu kamu persiapkan adalah - Harddisk pengganti atau HDD yang akan dipasangkan ke laptop - Obeng - Tool Opener jika diperlukan - Posisi atau letak dari HDD. Karena setiap produsen laptop menaruh atau meletakkan HDD pada posisi yang berbeda-beda. Ada yang menaruhnya di bagian bawah Motherboard sehingga mudah di akses melalui kabil upgrade dan ada juga yang tidak. Oleh karena itu cari tahu dulu letak atau posisi dari Harddisk laptop kamu Caranya 1. Matikan terlebih dahulu laptop yang ingin upgrade HDD nya 2. Silahkan buka panel upgrade dari laptop kamu, dalam hal ini admin mempraktikkannya pada laptop Acer E5-475G yang berada di bagian belakang. Buka menggunakan obeng yang sebelumnya itu sudah dipersiapkan. 3. Setelah panel upgrade terbuka, silahkan angkat perlahan HDD yang ingin diganti tadi kemudian lepaskan dari socket SATA 4. Kemudian pasangkan dengan HDD yang ingin kamu upgrade tadi 5. Setelah itu tutup panel upgrade 6. Selesai Ternyata mudah sekali kan cara mengganti atau upgrade Harddisk di Laptop? Yah memang semudah itulah caranya, tapi ada beberapa point yang perlu kamu ingat - Jika Sistem operasi Windows terinstall pada HDD sebelumnya, maka wajib install ulang - Jika Windows tersebut adalah original, tetap aman install ulang. Yang perlu kamu lakukan sebelum mengganti HDD adalah menyimpan lisensi keynya terlebih dahulu - Selain install ulang, sebenarnya masih ada satu cara lagi yaitu dengan meng-clone HDD tersebut sebelum diganti. Setelah itu tinggal pasangkan ke laptop kemudian resize ukuran HDD menggunakan aplikasi seperti AOMEI Partition atau Wizard Partition Tool - Untuk beberapa merek laptop akan menghanguskan garansi jika mengganti HDD Itulah yang bisa admin bagikan ke kamu tentang bagaimana cara upgrade HDD laptop berdasarkan pengalaman sendiri selama menggunakan laptop Acer E5-475G. Khusus di laptop penggantian HDD tidak menghanguskan garansi, bahkan sudah ada slot SSD yang membuat penggantian atau upgrade Harddisk menjadi lebih mudah. Berikut ini sudah admin buatkan langkah-langkah bagaimana caranya upgrade HDD di laptop Acer E5-475G dari kapasitas 500GB ke 1TB Cara ini sejatinya bisa kamu terapkan pada semua merek laptop dari beragam vendor. Jadi tidak sebatas pada laptop Acer E5-475G saja. Silahkan berdiskusi via kolom komentar jika ada yang kurang kamu pahami dan jangan lupa untuk +1, like, Subscribe Channel RacikPC Indonesia. Salam admin Cara mengganti dan upgrade hard disk laptop - Mengganti dan meng-upgrade harddisk biasa atau SSD merupakan salah satu cara untuk menambah space’ penyimpanan pada laptop/komputer. Hal ini bisa memudahkan mu jika sewaktu-waktu membutuhkan ruang penyimpanan yang lebih besar untuk menyimpan file-file yang kamu punya. Selain itu, mungkin saja ada trouble pada hard disk sehingga harus diganti atau diupgrade. Seperti yang kamu tahu, harddisk merupakan salah satu komponen penting yang rentan rusak bila kita tidak bisa menggunakannya dengan baik. Apabila hariddisk laptop rusak, kamu tentu akan sulit untuk mengakses file yang kamu simpan. Meski harddisk masih bisa memungkinkan untuk diperbaiki, namun kerusakannya harus berada pada sector-nya bukan pada cacat fisik. Sebenarnya banyak orang yang lebih memikirkan data-datanya dibanding harddisk itu sendiri. 1. Pastikan Kamu Membutuhkan Ganti Harddisk Yang perlu kamu perhatikan pertama kali adalah, apakah kamu memerlukannya? Coba pikirkan hal ini baik-baik dan jangan cepat mengambil keputusan. Jika ternyata harddisk sudah benar-benar rusak atau kamu membutuhkan space yang lebih besar, maka sudah saatnya kamu mengganti harddisk dengan yang baru. Sebelum menggantinya, coba periksa apakah harddisk benar-benar rusak atau tidak. Mungkin saja ada system atau registry yang mengalami gangguan. Untuk memastikannya, amati beberapa hal berikut ini Laptop gagal booting. Mungkin system operasinya yang crash/error. Harddisk tidak bisa diformat. Coba perbaiki dengan aplikasi untuk memformat harddisk, kamu bisa mencarinya di Google. Jika tidak bisa diformat, maka ada indikasi bahwa harddisk memang sudah rusak. Laptop tidak bisa diinstall ulang dan harddisk tidak bisa diformat ketika install ulang. Jika kasusnya seperti ini, maka mungkin ada kerusakan pada system operasinya. Coba lakukan saja install ulang kembali, kalau bisa ganti dengan system operasi lain. Jika ternyata masih tidak bisa juga, mungkin harddisknya yang bermasalah. Harddisk tidak terdeteksi. Coba lepas harddisk lalu pasang kembali. Jika ternyata belum terdeteksi, coba ganti dengan system operasi terbaru atau ganti system operasi lain. Jika ternyata memang ada kerusakan pada harddisk, barulah Anda mengambil keputusan untuk menggantinya. Sedangkan apabila kamu ingin menambah space harddisk, pilihlah ukuran yang tidak nanggung. Misal harddisk kamu 320 GB, maka gantilah dengan yang lebih besar seperti 500 GB atau 1 TB. 2. Belilah Harddisk Sebelum membeli harddisk, kamu harus memastiikan merk harddisknya. Biasanya kalau yang merk nya sama, maka performa nya juga akan sama seperti harddisk sebelumnya. Belilah yang ukurannya sama, merek yang sama namun kapasitas ukurannya berbeda. Anda lebih baik memilih space harddisk yang lebih besar dan tidak nanggung. Bisa 500 GB atau 1 TB, kalau ingin 2 TB maka kamu harus membeli harddisk eksternal karena saat ini mungkin belum tersedia harddisk internal laptop berkapasitas 2 TB. 3. Pasang Hard Disk Laptop Coba buka bagian belakang laptop, lalu cari tempat di mana harddisk berada. Umumnya, ada satu baut kecil yang menancap pada bagian belakang, nah disitulah letak harddisk berada. Setiap vendor dan model laptop tentu berbeda-beda peletakannya. Gunakan lah obeng yang sesuai agar tidak sulit dalam membukanya. Setelah itu, lepas harddisk lama dengan membuka baut kecil dan menggeser harddisknya ke arah samping. Hampir seluruh model harddisk pada laptop cara melepasnya seperti ini. Setelah lepas, pasang harddisk baru dengan menggesernya ke dalam lalu kencangkan dengan baut. Selanjutnya, pasang kembali cover atau casing laptop yang menutupi harddisk. Memang memasang harddisk sangat mudah, orang awam pun bisa melakukannya. Kamu hanya perlu mencoba dan berani. 4. Cek Harddisk Berhubung harddisk yang dibeli dalam kondisi kosong, maka kita bisa mengeceknya dengan system operasi yang bisa berjalan tanpa harus install ke harddisk, system operasi Linux misalnya. Gunakan booting melalui CD/DVD atau Flashdisk Linux, kemudian lihat kapasitas harddisknya. Kalau bisa, buat partisi harddisk dengan media ini. Jika Anda menggunakan system operasi Windows, coba lakukan install seperti biasa. Setelah itu, kita tentu bisa mengamati kapasitas harddisknya dan membuat partisi saat proses installasi. 5. Cara Ganti Harddisk Tanpa Install Ulang Jika kamu ingin mengganti harddisk tanpa install ulang terlebih dahulu, sebenarnya ada dua cara yang bisa kamu gunakan. Berikut ini penjelasannya.. Cara Pertama - Lakukan update driver IDE Controller pada Device Manager. Klik kanan pada Computer, lalu pilih Properties. Setelah itu, klik device manager. Pilih drivernya, lalu klik kanan dan pilih Update Driver. Setelah itu, akan muncul kotak dialog. Pilih “Browse My Computer for Driver Software” lalu klik “Let me pick from a list of devices drivers on my computer”. Setelah masuh, pilih Standar Dual Channel PCI IDE Controller. Biasanya akan muncul pesan “Windows has successfull updated your driver software”. Coba klik next dan shutdown laptop Anda lalu ganti harddisknya. Jika cara di atas gagal, maka coba cara kedua. Cara Kedua - Gunakan Ultra Boot CD Pertama-tama, kamu harus mendownload dan menginstall aplikasinya. Setelah itu, buatlah booting CD dengan aplikasi tersebut. Selanjutnya, ganti harddisk baru ke dalam laptop. Nyalakan laptop dan buatlah booting untuk CD/DVD ROM terlebih dahulu agar UBCD bisa bekerja. Sesudah masuk ke mode boot CD, coba klik start lalu pilih program > Registry tools > Fix_hdc > Fix harddisk controller. Coba tekan tombol M pada keyboard untuk memilih opsi update masstorage driver ubcd. Setelah itu, tekan sembarang tombol dan lakukan restart pada laptopmu. Tips Jangan sering-sering memindahkan harddisk laptop dengan harddisk lain. Apabila kamu tidak hati-hati, mungkin bisa menyebabkan kerusakan pada komponen di dalamnya. Hati-hati juga terhadap guncangan atau benturan, hal ini bisa mengganggu piringan harddisk. Ingat, jangan sampai harddisknya jatuh, terkena guncangan atau benturan. Itu sangat berisiko. Perlu kamu tahu, harddisk internal laptop juga bisa dijadikan harddisk eksternal. Akan tetapi, kamu harus membeli casing harddisk terlebih dahulu agar lebih safety. Begitu juga sebaliknya, harddisk eksternal bisa dijadikan harddisk internal apabila cocok. Kamu bisa menggunakan metode ini jika sewaktu-waktu harddisk mengalami bad sector atau rusak, sedangkan kamu belum punya dana untuk membeli yang baru. Namun tentu saja belum tentu semua merek cocok, ada kriteria tersendiri jika kamu menggunakan cara ini. Oleh karena itu, bila kamu punya harddisk eksternal, cobalah untuk memasang harddisk sebagai pengganti sementara. Kalau kamu menggunakan harddisk dengan baik, mungkin saja bisa bertahan sangat lama hingga puluhan tahun. Namun, apabila kita ceroboh, komponen ini bisa saja rusak dengan sangat cepat meskipun tergolong baru. Itulah beberapa penjelasan mengenai cara mengganti dan upgrade harddisk laptop tanpa install ulang. Metode ini bisa kamu gunakan apabila harddiskmu benar-benar rusak atau menginginkan space harddisk yang lebih besar untuk diganti. Sekian, semoga membantu. Referensi

cara mengganti hardisk laptop acer