cara menggunakan recover my files
Caramenggunakan Recover My Files sebagaimana langkah berikut : 1. Kita jalankan program Recover My Files yang sudah terinstall. 2. Kita abaikan saja quick menu dengan mengeklik "Cancel" 3. kita pilih menu Options - File Types, dan kita centang file-file yang akan kita recovery. Untuk file yang tidak kita recovery biarkan tidak tercentang.
Nggaksengaha menghapus file penting dari hard disk? Tenang, kamu masih bisa kok menyelamatkan data tersebut dengan Software Recovery Data terbaik berikut ini
Andabisa memulihkan atau mengembalikan file yang terhapus dengan mudah baik itu file dalam bentuk dokumen, video, gambar, file musik / audio, dan banyak lagi. 1. Recuva 2. EaseUS Data Recovery 3. Puran File Recovery 4. Disk Drill 5. Glary Undelete 6. SoftPerfect File Recovery 7. Wise Data Recovery 8. Restoration 9. FreeUndelete
Selainitu, aplikasi ini juga memiliki fitur "Unformat" yang bisa mendirektori file dalam flasdisk sehingga bisa menjadi seperti belum diformat. 3. Menggunakan Aplikasi Recover My Files. Menggunakan Recover My Files merupakan cara selanjutnya yang dapat Anda lakukan ketika akan mengembalikan file Word yang hilang.
CaraMenggunakan System Restore dalam Windows. System Restore adalah ciri Windows yang secara automatik punggung sistem dan pendaftaran fail apabila anda memasang perisian atau pemacu baharu supaya jika anda merasa apa-apa perubahan dalam prestasi sistem anda boleh memulihkannya kembali ke titik apabila perisian atau pemandu yang tidak
Wie Kann Ich Einen Neuen Mann Kennenlernen. Aplikasi RecoverMyFiles Untuk Mencegah Terjadinya Kehilangan File yang Disebabkan oleh Penghapusan yang Tidak Disengaja Recover My Files adalah salah satu program berbayar yang berguna untuk melakukan pengembalian data/file yang telah terhapus baik sengaja maupun tidak namun file tersebut sangat lah penting dan harus dikembalikan seperti semula. Recover My Files mendukung untuk pengembalian file yang bermasalah, file yang bermasalah tersebut diantaranya adalah file yang terhapus dan sudah dikosongkan dari recycle bin, file yang hilang karena sistem , file yang terhilang karena drive terformat, file yang hilang karena kena virus, dan masih banyak lagi. Recover My Files adalah tool yang mampu untuk mengembalikan data-data yang ter-delete undelete maupun ter-format. Recover My Files juga mampu mengembalikan partisi dari hardisk kita yang hilang akibat adanya virus maupun adanya kerusakan hardware. Cara menggunakan Recover My Files sebagaimana langkah berikut 1. Kita jalankan program Recover My Files yang sudah terinstall. 2. Kita abaikan saja quick menu dengan mengeklik “Cancel” 3. kita pilih menu Options – File Types, dan kita centang file-file yang akan kita recovery. Untuk file yang tidak kita recovery biarkan tidak tercentang. Lalu klik OK 4. Kita mulai scan dengan klik “Start Recovery” 5. Pilih “Recover Files” lalu klik next 6. Pilih partisi yang akan kita scan, lalu next 7. kita akan men-scan data yang terdelete undelete saja atau data yang terdelete dan terformat. Lalu kita klik Start untuk memulai proses scan. Proses scan butuh waktu lama, tergantung besar kecilnya partisi pada hardisk dan kemampuan computer yang ada. 8. Apabila sudah selesai scan. Kita pilih kembali file-file yang akan kita save. 9. Klik “Save Files” untuk menyimpan data yang telah kita pilih. Apabila kita mencari data yang terformat, maka kita membutuhkan media penyimpanan yang lain seperti hardisk eksternal atau flasdisk, kita tidak dapat save data kedalam hardisk yang kita scan. GOOD LUCK FOR TRY
Lanjut ke konten Cara Menggunakan Recover My Files 1. Buka software Recovery My Files 2. Pilih drive mana yang akan di recovery 3. Ada 2 opsi yang akan dipilih sebaiknya pilih yang “search for deleted files recommended” 4. Tunggu sampai proses scanning finish, lamanya sebuah proses tergantung dari besarnya file yang akan direcovery. Jika file nya besar dan banyak maka dapat dipastikan proses nya akan memakan waktu yang lama. 5. Setelah proses nya selesai maka Ceklist semua files yang akan di recovery 6. Pilih lokasi file akan di simpan di drive mana lihat gambar 7. Proses penyimpanan file-file yang di recovery dalam progress Selesai.
Recover My Files Portable - Mengembailkan Data yang Terhapus Anda pernah tidak sengaja menghapus file penting dari komputer Anda? Saat dicari di recycle bin, ternyata file tersebut telah terhapus secara permanen dari komputer. Padahal file tersebut sangat penting dan Anda ingin menggunakannya lagi. Lalu, bagaimana cara mengembalikan file tersebut ke keadaan semula sebelum dihapus? Untuk itu, saya akan berbagi sebuah aplikasi untuk mengembalikan file yang sudah terhapus secara permanen dari komputer. Berikut ini ulasan dan link untuk mendownload aplikasi tersebut. Mungkin sebagian dari Anda telah mengetahui fungsi dan kemampuan dari Recover My Files. Namun, ada baiknya saya menjelaskan sedikit mengenai fungsi aplikasi ini. Recover My Files adalah sebuah aplikasi yang memiliki kemampuan untuk memanggil kembali sebuah file yang sudah terhapus secara permanen dari komputer telah terhapus dan tidak ada di folder recycle bin. Dengan bantuan virus jinak, Recover My Files akan meninjau harddisk komputer dan mencari apakah ada data yang tertinggal di harddisk untuk kemudian dipulihkan kembali agar dapat dibaca dan digunakan oleh komputer seperti keadaannya sebelum dihapus. Sebagai catatan, sebuah data yang dihapus secara permanen dari harddisk sebenarnya tidaklah benar-benar terhapus. Data ini hanya dibaca "terhapus" oleh Sistem Operasi komputer, tetapi sebenarnya data tersebut masih tercatat di dalam harddisk. Data yang terhapus akan benar-benar terhapus dari harddisk dan tidak dapat dipanggil kembali jika telah ditumpuk dengan data lain sebanyak 7 kali jumlah ini tergantung dari kualitas harddisk dan format OS. Selain tertumpuk data lain, sebuah data dapat benar-benar terhapus dari harddisk jika proses penghapusan data menggunakan aplikasi shredder. Data-data yang benar-benar terhapus ini tidak dapat dipanggil kembali menggunakan aplikasi Recover My Files. Cara penggunaannya relatif sama dengan Recover My Files versi full, yakni pada awal jendela akan ada dua pilihan 1. Memulihkan data yang tak sengaja terhapus, hilang, terhapus dari recycle bin pilihan sebelah kiri. 2. Memulihkan data di harddisk yang sudah diformat, instal ulang OS, sistem restore, dan proses penyimpanan yang gagal pilihan sebelah kanan. Jika memilih opsi 1 pilihan sebelah kiri, Anda akan disuguhi tampilan berupa partisi harddisk komputer. Anda dapat memilih partisi mana yang akan ditinjau di-scan oleh Recover My Files. Anda juga dapat memilih hanya folder yang ada di dalam partisi untuk ditinjau, jadi tidak perlu semuadata dalam partisi akan ikut ditinjau. Selanjutnya, Anda akan ditawari sebuah jendela yang berisi pilihan untuk proses scanning semua file terhapus pilihan yang atas atau Anda bisa memilih format data apa saja yang akan di-scan pilihan yang bawah. Jika memilih opsi atas, Recover My Files akan segera meninjau semua data yang terhapus, tak peduli apapun formatnya. Pilihan ini akan berlangsung lebih lama karena semua format akan ditinjau. Jika Anda Anda tinggal menunggu hingga proses scanning yang dilakukan aplikasi Recover My Files selesai. Selanjutnya, Anda bisa memilih data mana saja yang akan disimpan ulang. Sebagai catatan, simpan data yang akan dipulihkan di partisi lain selain partisi di mana data tersebut awalnya berada. Contoh sebelum terhapus, data 1 berada di partisi A. Setelah proses scanning selesai, Anda melihat data 1 di daftar file yang bisa dipuihkan. Pilih data 1, simpan di partisi B. * * * * * * * * * Download aplikasi Recover My Files Portable versi - 7,3 mb * * * * * * * * * Untuk menjalankan aplikasi ini, ekstrak file menggunakan Winrar download Winrar di sini Spesifikasi Recover My Files Portable OS - Windows Lisensi - freeware - portable gratis - tanpa diinstal Publisher - GetData RAM - 25-30 mb Harddisk - 7,3 mb Description Recover My Files Portable - Mengembailkan Data yang Terhapus Rating Reviewer Faril ItemReviewed Recover My Files Portable - Mengembailkan Data yang Terhapus . Artikel menarik lainnya .
Unduh PDF Unduh PDF Saat menghapus berkas penting, mungkin Anda mengira bahwa berkas tersebut telah hilang selamanya. Namun bila Anda bertindak cepat, ada kemungkinan untuk memulihkan berkas tersebut dan mengembalikannya ke lokasi semula di pengandar keras hard drive. Ikuti panduan berikut untuk memulihkan berkas yang dihapus dari Windows, OS X, atau Linux. 1 Carilah berkas di “recycle bin”. “Recycle Bin” akan menampung berkas sebelum menghapusnya secara permanen yang memungkinkan Anda untuk memulihkan berkas tersebut ke komputer bila Anda berubah pikiran. Untuk memulihkan berkas, buka ”Recycle Bin”, klik kanan pada berkas yang ingin dipulihkan, dan pilih “Restore”. Berkas tersebut akan kembali ke lokasi asli tempat berkas tersebut dihapus sebelumnya. Berkas berukuran besar memiliki kemungkinan dihapus secara permanen tanpa dikirim terlebih dahulu ke“Recycle Bin”. 2Berhentilah mengakses pengandar drive. Jika berkas Anda tidak ditemukan di “Recycle Bin”, jangan simpan atau hapus apa pun dari komputer Anda. Kesempatan untuk memulihkan berkas akan lebih besar jika Anda tidak menyimpan berkas baru. Ini karena saat sebuah berkas dihapus, berkas tersebut sebenarnya hanya diatur agar dapat ditimpa. Jika tidak ada data baru yang menimpa berkas asli, biasanya berkas tersebut dapat dipulihkan. 3 Unduhlah program pemulihan data di komputer atau pengandar lain. Pastikan Anda tidak menyimpan unduhan di pengandar tempat Anda menghapus berkas yang ingin dipulihkan. Jika Anda menyimpannya di pengandar yang sama, unduhan tersebut akan menimpa berkas yang ingin Anda pulihkan. Di bawah ini tercantum beberapa program gratis populer Recuva Restoration Glary Undelete Puran File Recovery Jika memungkinkan, unduhlah versi portabel program pemulihan agar program tersebut dapat langsung dijalankan dari pengandar USB tanpa harus memasang program di komputer. Tidak semua program pemulihan memiliki versi portabel.[1] 4Jalankan program pemulihan. Meski berbeda, semua program ini memiliki cara pemakaian yang sama. Pastikan Anda tidak memasang program di pengandar tempat Anda menghapus berkas. 5Spesifikkan berkas yang Anda cari. Arahkan pencarian program pemulihan ke diska disk tempat berkas dihapus. Anda juga dapat memulihkan berkas dari pengandar USB. Kebanyakan program pemulihan akan menanyakan tipe dari berkas yang Anda cari. Anda juga dapat mencari berkas dengan nama tertentu atau carilah berkas dengan menelusuri daftar semua berkas yang dipulihkan.[2] 6Lakukan pemindaian mendalam. Beberapa program memberi pilihan untuk melakukan pemindaian mendalam saat mencari berkas. Ini memakan waktu jauh lebih lama, tetapi berkas yang ditemukan akan lebih banyak. 7 Telusurilah berkas yang Anda inginkan. Saat pemindaian selesai, carilah berkas yang ingin Anda pulihkan. Setiap program memiliki cara berbeda untuk memulihkan berkas, namun secara umum, Anda hanya perlu memilih berkas dan mengeklik tombol ”Restore”. Tidak semua berkas dapat dipulihkan 100%. Ini karena berkas seringkali tersimpan dalam beberapa bagian pada pengandar keras, dan salah satu bagian tersebut mungkin telah tertimpa. Beberapa program memulihkan berkas ke lokasi asli, program lainnya memulihkan berkas ke folder “Recovery”. Iklan 1Carilah berkas di “Trash”. “Trash” menampung berkas sebelum menghapusnya secara permanen. Jika menemukan berkas yang ingin dipulihkan di “Trash”, Anda dapat memulihkan berkas tersebut ke lokasi asli atau menyeretnya ke lokasi lain di komputer Anda. 2Berhentilah mengakses pengandar. Jika berkas Anda tidak ditemukan di “Trash”, jangan simpan atau hapus apa pun dari komputer Anda. Kesempatan untuk memulihkan berkas akan lebih besar jika Anda tidak menyimpan berkas baru. Ini karena saat sebuah berkas dihapus, berkas tersebut sebenarnya hanya diatur agar dapat ditimpa. Jika tidak ada data baru yang menimpa berkas asli, biasanya berkas tersebut dapat dipulihkan. 3 Unduhlah program pemulihan data. Jangan unduh atau pasang program tersebut di pengandar tempat Anda menghapus berkas. Ada banyak program yang tersedia untuk Mac OS X yang memungkinkan Anda untuk mencari berkas yang dihapus. Di bawah ini tercantum beberapa program terpopuler Data Rescue File Salvaged Boomerang Perangkat lunak pemulihan data OS X hanya memiliki sedikit pilihan yang dapat digunakan secara gratis. 4 Mulailah komputer dengan citra perangkat lunak pemulihan data. Beberapa program pemulihan data berbentuk citra “bootable” mengabaikan sistem operasi OS X. Memulai dari citra ini memungkinkan perangkat lunak pemulihan data menemukan lebih banyak data. Masukkan diska “bootable” ke Mac. Hidupkan ulang komputer sambil menahan tombol C. Tahan tombol C sampai logo Apple mucul. Komputer Anda akan langsung membuka program pemulihan data. 5 Hubungkan pengandar pemulihan. Agar perangkat pemulihan Mac dapat berfungsi, Anda harus menghubungkan pengandar USB atau pengandar internal yang terpisah. Jika Anda menggunakan pengandar eksternal, pastikan bahwa pengandar itu paling tidak merupakan USB USB atau perangkat Firewire, USB dapat memperlambat proses pemulihan. Pengandar yang terhubung harus memiliki paling tidak 2% dari ruang penyimpanan pengandar target. 6 Spesifikkan pengaturan pemindaian. Anda akan diminta memilih lokasi yang ingin dipindai untuk mencari berkas, pastikan Anda memilih pengandar keras tempat berkas tersebut dihapus. Anda juga biasanya akan diberi pilihan antara “Quick scan” atau “Deep/Full scan”. Kebanyakan berkas yang ditemukan saat ”Quick scan” dapat dipulihkan, dan prosesnya cukup cepat. Disarankan untuk melakukan “Quick” terlebih dahulu. ”Deep scan” menemukan lebih banyak berkas dibanding “Quick scan”, tetapi memakan waktu jauh lebih lama. Pengandar keras berukuran besar dan komputer yang lambat akan menghabiskan waktu seharian untuk menyelesaikan ”Deep scan”. 7 Pilihlah berkas yang ingin Anda pulihkan. Saat pemindaian selesai, akan ada daftar berkas yang dapat dipulihkan. Gunakan pilihan “Preview” untuk memastikan berkas tersebut benar-benar utuh sebelum memulihkan berkas. Nama berkas seringkali berubah karena struktur berkas tersebut hancur saat proses penghapusan. Banyak berkas yang tidak dapat dipulihkan karena bagian berkas tersebut telah ditimpa. 8Pulihkan berkas. Jika Anda ingin memulihkan banyak berkas, pulihkan dahulu yang paling penting. Ini akan memastikan berkas yang paling penting tidak rusak. Berkas yang dipulihkan akan disalin ke pengandar pemulihan yang Anda hubungkan sebelumnya.[3] Iklan 1Berhentilah mengakses pengandar. Kesempatan untuk memulihkan berkas akan lebih besar jika Anda tidak menyimpan berkas baru. Ini karena saat sebuah berkas dihapus, berkas tersebut sebenarnya hanya diatur agar dapat ditimpa. Jika tidak ada data baru yang menimpa berkas asli, berkas tersebut memiliki peluang lebih besar untuk dipulihkan. 2 Unduhlah program pemulihan data ke pengandar lain. Program pemulihan terpopuler Linux untuk memulihkan berkas spesifik adalah PhotRec. Ini merupakan program open-source sumber terbuka dan dapat diunduh secara gratis dari pengembang developer. Anda harus mengunduh TestDisk untuk menggunakan PhotoRec. 3Jalankan PhotoRec. Jalankan PhotoRec dengan akses “root” akun yang memiliki akses ke semua perintah melalui baris perintah. Gunakan perintah “sudo” untuk mendapatkan akses “root” saat menjalankan program. 4Pilihlah diska dan partisi. Saat PhotRec dijalankan, Anda akan diminta untuk memilih diska dan partisi yang ingin Anda pindai. Gunakan tombol panah untuk memilih lokasi tempat berkas dihapus. Pilih “Search” dan tekan “Enter” untuk melanjutkan. 5Tentukan sistem berkas. PhotRec harus mengetahui format dari pengandar target. Pilih format yang tepat dari daftar. Pengandar spesifik Linux memiliki format EXT2/EXT3, sedangkan yang lain berada dalam kategori “Other”. 6Pilihlah lokasi untuk menyimpan berkas yang dipulihkan. PhotRec membutuhkan lokasi untuk menyimpan berkas yang dipulihkan. Pastikan lokasi tersebut tidak sama dengan diska target agar berkas yang ingin Anda pulihkan tidak tertimpa. 7Pilihlah berkas yang ingin Anda pulihkan. Daftar yang berisi tipe berkas akan dimunculkan dan Anda dapat mencentang berkas yang ingin dipulihkan. Sorot “Next” dan tekan “Enter” untuk beralih ke halaman berikutnya tentang tipe berkas. 8 Tunggulah sampai proses pemulihan selesai. Proses pemulihan dapat memakan waktu beberapa jam tergantung dari ukuran dari pengandar dan kecepatan komputer Anda. Saat proses pemulihan selesai, Anda dapat mengakses berkas yang dipulihkan di lokasi yang telah Anda pilih.[4] Banyak berkas yang tidak dapat atau hanya sebagian dipulihkan karena bagian dari berkas tersebut telah ditimpa. Iklan Selalu cadangkan backup data personal Anda ke Pengandar Keras Eksternal External Hard Drive, CD/DVD atau media lain untuk mencegah masalah ini. Iklan Tentang wikiHow ini Halaman ini telah diakses sebanyak kali. Apakah artikel ini membantu Anda?
Sangat disayangkan bila secara tidak sengaja, file-file penting terhapus oleh Anda. Melalui workshop kali ini, CHIP mengajak Anda untuk mencoba mengembalikan file-file tersebut. Beberapa file penting sering terhapus secara tidak sengaja oleh Anda. Lebih parahnya lagi, dalam penghapusan tersebut, Anda melakukannya tanpa melalui Recycle Bin. Jelas, file tersebut akan terhapus secara permanen. Anda baru merasa menyesal saat menyadari bahwa file yang dihapus sebenarnya file yang masih digunakan. Anda bisa memanfaatkannya software Recover My Files Data Recovery untuk mengembalikan file-file yang telah terhapus tersebut. Software ini mampu melakukan recovery untuk file-file yang ter-delete, baik dari media hard drive, floppy disks, kamera digital, drive USB, ZIP disk, CompactFlash card, Smart Media, atau Sony Memory Sticks. Jenis-jenis file yang dapat direcover juga bermacam-macam mulai dari format Word, Excel, PowerPoint, Outlook, Outlook Express, Hotmail, Yahoo, Netscape, IncrediMail, database, AutoCAD, Microsoft Money, QuickBooks, Microsoft SQL, MYOB, sampai dengan file MPEG, AVI dan Mp3. Software ini juga dapat mencari file yang telah terhapus dari hard disk yang telah diformat ulang. Sebagai pelengkap, software ini juga memiliki feature CD dan DVD burning. Pada kesempatan kali ini, CHIP menunjukkan langkah-langkah tercepat untuk mengembalikan file yang hilang tersebut. Anda dapat mengikutinya dalam enam langkah saja. 1. Persiapan awal Pertama-tama, buka tool ini dari menu “Start All Programs Recover My Files”. Sebuah wizard akan menyambut Anda untuk memulai proses pencarian. Apabila Anda tidak ingin menggunakannya, Anda bisa membuang checkmark pada “Show Wizard on start up”. Kini pilih “Manual Set Option” untuk men-setting tool. Pada tab “File Types”, Anda dapat menentukan jenis file yang dicari. Pada tab “Search”, Anda dapat menentukan ukuran file yang hilang. Sementara pada tab “Advanced”, di bagian “Search level”, gunakan pilihan “Sector Level Search” untuk pencarian yang lebih dalam, lalu klik “OK”. 2. Filter file yang akan dicari Dalam melakukan pencarian, Anda dapat membatasi pro-sesnya agar pencarian dapat berjalan cepat melalui feature “Filter”. Kliktombol “Filter” pada menu bar. Dalam jendela filter, Anda dapat mengklasifikasikan pencarian berdasarkan nama file, ukuran, tanggal file, dan kata kunci file. Anda tinggal memberikan checkmark pada pilihan yang ingin Anda gunakan. Contohnya, jika Anda ingin mencari berdasarkan nama file, Anda aktifkan pilihan “By Filename” lalu isilah nama file pada kotak yang berada di sampingnya. Selanjutnya, klik “OK”. 3. Menentukan lokasi pencarian Langkah ketiga ini mengajak Anda untuk memulai proses pencarian. Pilih “Start Search” untuk kembali ke wizard. Selanjutnya, klik pada pilihan “Complete Search” untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh. Klik “Next” untuk menuju ke jendela berikutnya. Pada jendela yang muncul, Anda dapat menentukan pilihan lokasi pencarian dengan mengaktifkan salah satu drive atau folder. Sebaiknya cara ini Anda gunakan jika mengetahui letak folder file yang terhapus tersebut. Namun, jika tidak, sebaiknya Anda aktifkan saja semuanya. 4. Memulai proses pencarian Untuk memulai proses pencarian, lanjutkan langkah ketiga tadi dengan mengklik tombol “Next”. Di sini, Anda dapat menambahkan format file yang akan dicari. Namun ingat, semakin banyak format file yang Anda pilih, semaikn lama pula jalannya proses pencarian. Apabila tidak ada perubahan yang Anda lakukan pada bagian ini, Anda dapat segera memulai proses pencarian file dengan mengklik “Start”. Setelah itu, Anda tinggal menunggu hasilnya. Selanjutnya, Anda dapat melihat hasilnya pada bagian “Search Result”. 5. Mengekspor list ke file Setelah proses selesai, tool akan menampilkan hasilnya di hadapan Anda. Anda bisa melihat keterangan tentang file tersebut pada tab “Preview” dan “Event Log” di bagian bawah. Semua keterangan akan ditampilkan secara rinci, termasuk jenis recovery yang bisa dilakukan. Simpan file tersebut melalui “Save Files” pada menu bar. Setiap hasil pencarian, tool selalu membuat laporannya dan Anda dapat menyimpan laporan tersebut. Klik “File Export list to CSV file” untuk mengekspor laporan dalam format “.CSV”. Untuk membuka format ini Anda dapat menggunakan Excel. 6. Melakukan proses pembakaran Apabila file yang di-recovery tergolong besar, tentu saja Anda membutuhkan media penyimpan yang memadai. Untuk kondisi seperti ini, lebih tepat jika Anda menggunakan media CD atau DVD sebagai tempat penyimpanannya. Anda dapat melakukannya melalui pilihan “Recover Save to CD/DVD”. CD-RW ataupun DVD-RW ROM akan terdeteksi secara otomatis pada bagian “Select Device”. Selanjutnya, klik “Start Burn” untuk memulai proses pembakaran. Cepat lambatnya proses pembakaran bergantung pada kecepatan CD yang digunakan. from makacieh beudt...hehe..
cara menggunakan recover my files