cara menggunakan inspector file recovery
Hubungkanharddisk, SSD, atau microSD ke komputer Anda. Jalankan program PC Inspector File Recovery tersebut. Di sana ada tiga menu pilihan yakni Recover Deleted Files, Find Lost Data, dan Find Lost Drive. Pilih Recover Deleted Files. Jika ingin menemukan file rekaman CCTV yang terhapus biasanya tersimpan di Local Disk D, jika sudah klik tombol OK.
PCInspector File Recovery 4.0 Convar 3.7 7 741.4 k Pulihkan berkas yang hilang secara gratis Iklan Versi terbaru 4.0 10 Des 2011 Versi terdahulu Iklan PC File Inspector akan sangat berguna untuk pengguna yang mudah lupa karena ia akan membantu mereka memulihkan berkas dan bahkan partisi yang tidak sengaja telah mereka hapus.
caramengembalikan file yang terhapus dengan manual dilakukan dengan menggunakan program komputer yakni cmd (salah satu program windows yakni Command Prompt) atau bisa menggunakan restore previous session.Sedangkan cara mengembalikan file yang terhapus dengan software menggunakan program PC Inspector File Recovery.Ulasan caranya akan saya jelaskan di bawah ini, jadi silahan baca dengan seksama
Hyguys kali ini saya membuat tutorial cara mengembalikan file yang telah terhapus menggunakan wondershare recovery. Semoga bermanfaat :) JbuFollow ig:@merys
Selamatpagi sobat Rini, kali ini saya akan berbagi cara recovery file dalam flashdisk dengan file ekstensi yang berbeda menggunakan FTK Imager. Disini saya mencoba menggunakan file yang berekstensi berbeda seperti word, pdf, ppt dan jpg. Gambar 1.1 File didalam flashdik. b. Buka HashMyFiles untuk mengetahui hashing file yang ada didalam
Wie Kann Ich Einen Neuen Mann Kennenlernen. Posted by Posted on 19 July 20218 July 2021Kategori Utilitas & AlatUtilitas & AlatSistem WindowsLisensi FreewarePengembang CONVAR Apakah Anda baru saja kehilangan data penting dalam penyimpanan komputer? Atau mengalami file yang tidak bisa dibuka karena rusak atau corrupt? Jika demikian, Anda tidak perlu panik dan sebaiknya coba untuk tetap tenang terlebih dahulu. Masih ada opsi penyelamatan yang bisa dicoba untuk mengembalikan data tersebut, salah satunya dengan menggunakan bantuan PC Inspector File Recovery. 4 Kelebihan pada Aplikasi PC Inspector File Recovery Dalam beberapa kondisi, ada kalanya pengguna menghapus file di penyimpanan. Entah secara sengaja atau tidak, Anda mungkin menyadari bahwa file tersebut tidak seharusnya dibuang karena masih dibutuhkan belakangan. Kejadian seperti ini bisa saja menimpa pada file pribadi seperti data pekerjaan atau file foto dan video keluarga, hingga file sistem yang diperlukan untuk menjalankan sistem operasi. Begitu pula dengan file yang tiba-tiba tidak terbaca saat Anda coba mengaksesnya. Infeksi virus hingga masalah pada saat proses pengelolaan, bisa saja membuat suatu file mengalami kerusakan hingga tidak bisa lagi dibuka. Tentunya kondisi semacam ini bisa sangat membuat frustasi, terlebih pada saat-saat yang penting Anda pun bisa menggunakan bantuan software untuk mengatasi permasalah seperti ini, salah satunya adalah aplikasi yang diperkenalkan oleh CONVAR ini. Anda dapat mencoba memperbaiki atau memulihkan file yang rusak atau bahkan hilang sekalipun menggunakan aplikasi gratis ini. Kabar baiknya lagi, aplikasi ini juga tak memerlukan sumberdaya sistem yang berlebih dan hadir dengan antarmuka yang relatif mudah untuk dipelajari dan digunakan. Secara lebih detail, berikut ini beberapa kelebihan yang ditawarkan oleh aplikasi ini 1. Dukungan Pemulihan Berbagai Macam File Jenis file yang dapat diperbaiki dan dipulihkan oleh aplikasi ini terbilang lengkap sehingga bisa Anda andalkan untuk menangani berbagai situasi. Berbagai format file populer seperti PNG, PDF, JPG, ZIP, MOV, MP3, GIF, EXE, DOC, AVI, WAV, BMP dan lain-lain dapat ditangani tanpa hambatan berarti. 2. Dukungan Pemulihan File Sistem Tak hanya data pekerjaan ataupun file pribadi, aplikasi ini juga dapat diandalkan untuk memulihkan data yang menggunakan file sistem seperti NTFS, FAT 12, FAT 16 maupun FAT 32. Hal ini dapat memudahkan Anda untuk menangani masalah pada penyimpanan PC yang menggunakan jenis file sistem NTFS, ataupun pada penyimpanan ponsel dan flashdrive yang menggunakan format FAT 32. 3. Dukungan Partisi Ya, Anda bisa mengandalkan aplikasi ini untuk memperbaiki partisi. Fitur yang tak banyak ditawarkan oleh aplikasi sejenis ini bahkan tetap dapat bekerja saat header partisi tersebut sudah tak terbaca. Selain itu, aplikasi ini juga dapat bekerja pada file yang telah dibagikan ke komputer lain di satu jaringan. Download Juga PUSH Video Wallpaper 4. Ramah Pemula Satu hal yang juga membuat aplikasi ini cukup populer adalah sifatnya yang cenderung ramah pada pengguna pemula. Anda yang tak memiliki cukup pengalaman dengan pemulihan file, dapat dengan mudah mempelajari berbagai fungsi yang ada pada aplikasi ini. Selain itu, ia juga terbilang ramah terhadap perangkat dengan keterbatasan spesifikasi. System Requirements untuk Menggunakan PC Inspector File Recovery Aplikasi utilitas ini memang memiliki ukuran installer yang terbilang compact, mengingat fungsinya yang kompleks. Dengan kinerja yang dapat diandalkan tersebut, nyataya aplikasi ini juga tak terlalu membebani sistem. Namun demikian, pastikan sistem komputer Anda sudah memenuhi persyaratan minimal untuk dapat menggunakan aplikasi ini secara optimal, antara lain Komputer berjalan dengan sistem operasi Windows, mulai dari Windows XP, Windows Vista, Windows 7, Windows 8, Windows ataupun Windows 10, baik itu versi 32-bit ataupun 64-bit Menggunakan prosesor Core 2 Duo atau Pentium 4 atau yang lebih tinggi Memiliki memori 512MB atau lebih banyak Memiliki ruang penyimpanan harddisk setidaknya 100 MB atau lebih banyak PC Inspector File Recovery mungkin jadi salah satu alat yang layak untuk Anda sediakan selalu di sistem. Terlebih jika Anda sering mengelola penyimpanan atau berurusan dengan backup dan restore.
Tutorial PC Inspector File Recovery – Harddisk, SSD, microSD, dan media penyimpanan lainnya yang tersemat pada perangkat kita memiliki batas penyimpanan. Sama halnya dengan sebuah kotak, jika terisi penuh maka kita tidak akan bisa lagi menyimpan barang ke dalamnya. Saat seperti itu ada dua opsi yang bisa kita pilih. Menghapusnya saja atau melakukan backup ke media penyimpanan lainnya yang lebih besar. Mungkin ini menjadi rutinitas bagi Anda yang sering menyimpan file-file dengan size yang besar ke PC atau laptop. Menghapus file dalam jumlah banyak akan terasa melelahkan. Dan tidak menutup kemungkinan kita salah hapus file atau folder. Pages 1 2 3
Biasanya file atau folder yang dihapus akan masuk ke dalam Recycle Bin yang bisa kita akses lewat Windows Explorer. Lantas bagaimana jika data tersebut secara tidak sengaja terhapus secara permanen? Baca juga Cara Menggabungkan Partisi Hardisk Jika seperti itu akan terasa mustahil untuk mengembalikannya. Akan tetapi tenang saja, Anda bisa mencoba memakai aplikasi pihak ketiga yang ditujukan untuk membantu pengguna mengembalikan data-data penting yang terhapus secara permanen. Saat ini ada banyak pilihan aplikasi yang bisa Anda coba. Mulai dari gratis hingga yang berbayar. Salah satunya adalah PC Inspector File Recovery. Aplikasi ini sebenarnya bukanlah aplikasi baru. Akan tetapi mungkin Anda baru saja mendengarnya sekarang. Jika masih asing, berikut kami berikan tutorial lengkap mengembalikan file yang terhapus dengan software tersebut. Anda bisa menyimaknya dan mencobanya sendiri pada PC atau notebook yang Anda pakai. Mengunduh dan Melakukan Instalasi Sebelum bisa menggunakan software tersebut, Anda perlu mendownload dan menginstalnya ke PC. Ikuti langkah berikut ini Silakan buka situs pada web browser Anda. untuk mengubah bahasa silakan klik EN yang ada di sisi paling atas. Tampilan awal situs akan terbuka. Geser sedikit ke bawah, lalu klik menu Download Here – File Recovery yang ada di sisi kanan untuk mengunduh. Nantinya Anda akan diminta untuk menentukan mirror untuk mengunduh dan menyetujui ketentuan yang ditetapkan oleh developer. Silakan klik Accept untuk memulai proses pengunduhan. Tunggu proses hingga selesai. Jika sudah selesai langsung lakukan instalasi dengan membuka file yang diunduh. Setelah menentukan bahasa, maka muncul tampilan awal instalasi seperti berikut. Silakan klik I Agree jika Anda menyetujui License Agreement yang tercantum. Setelah itu ikuti panduan yang ada. Setelah instalasi selesai, aplikasi sudah bisa Anda gunakan. Tahap selanjutnya kita bahas bagaimana cara memakai software ini untuk mengembalikan file. Berikut pembahasan selengkapnya yang bisa Anda baca Buka aplikasi. Pada tampilan awal Anda akan diminta untuk memilih bahasa. Silakan pilih English atau bahasa Inggris agar lebih mudah untuk dipahami. Anda akan melihat beberapa tool yang bisa Anda manfaatkan. Ada tiga opsi yang bisa dipilih, yakni Recover deleted files, Find lost data, dan Find lost drive. Karena kita ingin memulihkan kembali data yang terhapus, maka pilih Recover deleted files. Selanjutnya Anda akan diminta untuk memilih drive tempat file atau data Anda terhapus. Anda bisa menekan tombol Preview untuk melihat isi drive masing-masing. Jika sudah mengetahui drive mana, klik tombol centang. Aplikasi akan melakukan proses Retrieving existing files & directories. Proses ini bisa berlangsung sedikit lama, tergantung data yang pernah terhapus pada suatu drive. Tunggu sampai proses selesai. Jika proses sudah selesai, aplikasi akan menampilkan file atau folder apa saja yang sudah dihapus pada drive terpilih. Pada bagian Content of Deleted’ Anda bisa melihat file-file apa saja yang bisa dikembalikan. Anda juga bisa melihat kondisi file apakah masih dalam keadaan baik good atau tidak. Silakan lakukan pencarian file yang ingin Anda kembalikan. Anda bisa menggunakan tool Find files agar proses mencari lebih mudah. Hanya saja Anda harus hafal nama atau ekstensi file yang ingin dikembalikan. Jika memakai tool Find files, file yang ditemukan berdasarkan kata kunci yang Anda masukkan akan muncul pada folder Searched yang ada di bagian paling bawah. Pada contoh ini kami membuat file uji yang kami letakkan di salah satu drive di laptop. Kemudian kami hapus permanen dengan cara menekan Shift + Del pada keyboard. Setelah melakukan pencarian file tersebut berhasil ditemukan. Untuk menyimpan file yang terhapus, klik kanan dan pilih opsi Save to. Tentukan lokasi penyimpanan file dan klik tombol centang. File akan tersimpan sesuai dengan lokasi yang dipilih. Anda bisa membuka file tersebut untuk memastikan apakah file tersebut benar-benar masih normal atau tidak. Pada contoh ini, file yang kami hapus masih dapat digunakan dengan baik. Selain menyimpan file, Anda juga bisa menyimpan folder yang terhapus. Dengan catatan folder tersebut masih dalam keadaan baik. Tips Di sisi kiri atau sebelah kolom Folders Anda bisa melihat enam tools yang bisa Anda manfaatkan. Antara lain Open drive, Save file/directory, Find files, Find lost data, Go to parent directory, dan Help. Menu Find lost data dipakai untuk melakukan pemindaian pada range cluster tertentu yang ditentukan oleh pengguna. Menu Go to parent directory digunakan untuk kembali ke direktori induk atau utama. Menu Help dipakai untuk menampilkan bantuan seputar aplikasi PC Inspector File Recovery. Baca juga Cara Memasang IDM Di Chrome File Hilang Sendiri Sebagai tambahan kami bahas secara singkat seputar file yang terhapus sendiri, atau lebih tepat disebut hilang dengan sendirinya. Anda tidak perlu terburu-buru memakai software seperti di atas. Sebab kemungkinan file tersebut tidak ada karena ulah virus yang menjangkiti PC atau laptop Anda. Pages 1 2 3
A. Menginstal PC Inspector File Buka Jendela Explorer Anda Ctrl-E atau tempat File Installan Anda simpan, kemudian Klik lah 2x ICON PC Inspector File Recovey untuk memulai Kemudian Akan muncul pilahan bahasa yang kita pergunakan. Pada pilihan ini pilih saja English setelah itu Setelah itu Next aja karena tidak ada yang harus di Kemudian Instaler akan membawa Anda ke Licence Agreement untuk hal ini Next Selanjutnya Instaler akan membawa Anda untuk mengisi Nama dan Organisasi. Setelah Anda isi Next Setelah itu Next aja karena tidak ada yang perlu di setting biarkan saja pada default nya.7. Kemudian Next Selanjut nya adalah proses penginstalan, Tunggu lah beberapa Proses Instalasi sudah Selesai. Kemudian Klik Finish untuk menyelesaikan nya. B. Memakai Aplikasi PC inspector Recovery1. Klik Icon PC Inspector Recovery yang sudah Anda instal Kemudin Anda akan di minta memilih bahasa yang di pergunakan, Untuk itu pilih aja itu Klik lah gambar Centang yang berwarna Setelah itu Anda akan di minta untuk memilih Antara Recover Delete File berguna untuk menemukan file atau folder yang pernah terdelete, Find Lost Data Menenukan file atau folder yang sudah terformat , Find Lost Drive Menemukan File Drive. Di sini saya akan memberikan contoh untuk ilustrasi pilihan yang Setelah meng- Klik Recover Delete File, Anda akan di minta untuk memilih di drive mana file Anda itu pernah hilang. Pada ilustrasi ini saya akan memakai Drive D. Setelah itu Klik gambar Contreng hijau untuk melanjutkan Kemudian Pilih lah File/Folder yang Mau di Setelah itu Save lah File/Folder itu ke dalam Directory yang Di Inginkan. Kemudian Klik gambar Roda dan tanda Centang berwarna Setelah di Save buatlah Nama Folder yang baru. Dengan Seketika Folder kembali ke dalam drive yang Anda tentukan tadi, Kemudian Klik lah Contrengan yang berwarna Finish...Bagi Para Pembaca dan Bloggerawan yang ingin Men-Download Aplikasi Di sini.
PC Inspector adalah tool yang digunakan untuk mengembalikan file-file yang telah terhapus. Di websitenya bahkan File recovery diklaim mampu mengembalikan file-file dari drive yang telah terformat bahkan telah terhapus sebelumya. Cara menggunakan aplikasi ini cukup mudah. Pertama kita perlu menjalankannya terlebih dahulu. Kemudian memilih bahasa aplikasi. Pilih English. Pilih jenis pekerjaannya. Misalkan kita akan merecover file yang telah terhapus. Selanjutnya PC Inspector akan memeriksa isi harddisknya. Langkah selanjutnya kita tinggal memilih drive mana yang akan kita cari deleted file nya untuk dikembalikan. Misal drive D. Kemudian klik tanda centang hijau. Kemudian akan tampil seperti gambar di bawah. Klik icon deleted kemudian cari file mana yang akan di kembalikan. Untuk mengembalikan file target kita klik kanan file target kemudian pilih save to. Kemudian tentukan di mana kita akan menyimpan file yang telah direcovery tadi. Buka direktori tujuan tadi untuk mendapatkan file yang telah direcovery. Artikel Terkait lainnya. Tutorial Helix3 1 Sekilas Tentang Helix3 2009 R1 Tutorial Helix3 2 Live Acquisition dengan FTK Imager Tutorial Helix3 3 Incident Response dengan Windows Forensics Toolchest Tutorial Helix3 4 File Recovery dengan PC Inspector pada CD Helix3 Artikel di atas adalah sebagian dari tutorial yang saya tulis. Untuk dapat mendownload tutorialnya gratis silakan merujuk link berikut PDF Tutorial Menggunakan Helix3 2009 R1 pada Sistem Operasi Windows 7 DOCX Tutorial Menggunakan Helix3 2009 R1 pada Sistem Operasi Windows 7 DOC Tutorial Menggunakan Helix3 2009 R1 pada Sistem Operasi Windows 7 Watch on Youtube Tutorial Menggunakan Helix3 2009 R1 pada Sistem Operasi Windows 7
cara menggunakan inspector file recovery